Blog AhfieRofi

Catatan AhfieRofi

Hidup itu Pilihan (Atau Bukan?)

Ada hal yang tidak ingin kita alami, tapi harus kita terima; tidak ingin kita tahu, tapi harus kita pelajari; dan orang-orang yang harus kita lepaskan, meski kita tidak sanggup berpisah dari mereka.
 
Lalu muncullah satu pertanyaan besar, "Hidup ini, apakah tentang pilihan A dan B yang bisa kita pilih mana yang kita suka, dan mana yang tak ingin kita ambil; ataukah ia hanya serangkaian alur dan kejadian yang harus kita lewati, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau?

Membaca lagi tulisan-tulisan lamaku di blog ini, aku menemukan satu tulisan menarik mengenai hal ini dari hasil diskusi mentoring dengan seorang ustadz ketika aku duduk di bangku SMA. Malam itu, tepatnya Selasa 9 September 2014 (iya, kutulis lengkap dengan tanggalnya 😂). Ustadz Juli membuka diskusi malam itu dengan satu pertanyaan,
 
Benarkah hidup itu pilihan?

Gambar hanya pemanis, diambil di tahun yang sama

Aku dan teman-temanku sempat berpikir lama ketika guru mentoring kami menanyakan hal itu kepada kami. Benarkah hidup itu pilihan?

"Kalau hidup itu pilihan, lalu kenapa ustadz misalnya, tidak memilih untuk tetap muda dan kaya saja? Bukankah hidup itu pilihan?" jawab Ustadz Juli ringan menanggapi jawaban temanku. Aku sebenarnya tadi juga bermaksud menjawab seperti temanku, bahwa hidup itu pilihan. Tapi kali ini aku berpikir ulang. Berarti kalau jawaban temanku salah, artinya hidup itu bukan pilihan!

"Oke, anggap hidup itu bukan pilihan. Tapi kalau begitu semua manusia tidak bisa hidup dengan bebas, tapi harus melalui kontrol dan hukum-hukum yang sudah ditetapkan?" kali ini Ustadz menanggapi jawabanku. Salah juga.

Jadi, hidup itu pilihan atau bukan? Aku berpikir keras. Aku merasa ada yang aneh, kurasa konteks 'pilihan' atau 'bukan pilihan' yang dimaksud Ustadz Juli berbeda. Tapi apa?

Ustadz Juli tersenyum simpul melihat dahi kami semua berkerut. Lantas akhirnya meletakkan pulpen yang sedari tadi dimainkannya di sela jari jemarinya.

"Begini. Jawaban kalian sebenarnya tidak salah. Hidup itu pilihan atau bukan? Dia adalah pilihan ketika yang kita orientasikan itu dunia. Jadi bila kita dihadapkan pada pilihan-pilihan seperti masalah pekerjaan, jurusan kuliah, dan hal-hal yang berkaitan dengan dunia, maka silakan pilih apa yang kalian suka. Pilihan ada di tangan kalian.

"Tapi benarkah hidup itu sepenuhnya adalah pilihan? Tidak. Hidup bukan pilihan ketika yang kita hadapi itu urusan akhirat. Kenapa? Karena Allah sudah mengatur semuanya, memberi undang-undang dan aturan yang mesti ditaati. Artinya apa? Bila kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang berkaitan dengan urusan akhirat, maka jangan asal pilih. Pikirkan dulu, bahkan sebisa mungkin lakukanlah salat istikharah. Karena yang kita hadapi itu masalah akhirat. Jadi, setiap kali dihadapkan pada pilihan-pilihan, ustadz sarankan kalian pikirkan dulu, apa manfaatnya untuk urusan akhirat. Adakah?"

Komentar