Blog AhfieRofi

Catatan AhfieRofi

Me vs. Mouse

Bogor, Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Tikus adalah hewan pengerat kecil, berambut gelap, moncong panjang dengan hidung yang terus bergerak-gerak mencium bau menarik, dan memiliki sorot mata yang tajam (eh, yang itu aku tidak yakin). Kalau kulihat di film-film kartun seperti Tom & Jerry atau Mickey Mouse, aku bisa tahu kalau mereka bisa memakan apa saja, mulai dari keju, daging, semangka, apapun!

Akhirnya pada suatu hari,
kutemukan sabunku menjadi seKECIL INI!


Nah, aku punya kisah tak terlupakan dengan mereka. Ya, kautahu sendiri aku tinggal di asrama. Jadi, selalu ada saja hal-hal menyebalkan seputar kehidupan mandiri di asrama. Dan kali ini aku harus berhadapan dengan seekor tikus kecil nan lincah demi mempertahankan... SABUN MANDI!
Begini, sejauh yang kutonton dari film Tom & Jerry (dulu itu acara favoritku), aku tidak pernah menemukan adegan ketika Jerry si tikus menikmati santap siang dengan hidangan penutup berupa SABUN MANDI. Yah, kalaupun dia memakan sabun, biasanya adegan selanjutnya adalah mulutnya berbusa dan jalannya sempoyongan.

Aku tidak tahu penjelasan ilmiahnya, tapi inilah yang terjadi dengan tikus yang bersemayam di kamarku itu.

Semua berawal ketika suatu sore aku hendak antre gayung mandi. Jadi, di asramaku (dan kurasa di semua asrama) tiap anak punya gayung sendiri, biasanya diisi dengan peralatan mandi semisal sikat gigi, pasta, sabun, dan lain-lain. Ketika kutengok ke dalam gayungku, yang kutemukan adalah sabunku yang tampaknya habis digerogoti sesuatu!

Kuperhatikan dengan seksama, dan aku cukup yakin ini adalah ulah tikus... meski sejauh ini aku tidak pernah tahu kalau tikus bisa makan sabun. Akhirnya, dengan perasaan seperti ditusuk sembilu karena sabunku dimakan tikus, aku berusaha membersihkan bagian-bagian yang digigit tikus itu. Jadilah sabunku makin kecil ukurannya.

Besok-besok, kejadian itu berulang kembali. Berkali-kali kutemukan sabunku yang makin kecil gara-gara tikus itu. Tambah kecil lagi setelah kubersihkan sisa-sisa gigitan itu. Iihh....
 
Padahal aku sudah berusaha mengantisipasi 'perampokan' itu dengan meletakkan gayungku di bagian paling atas rak gayung. Tapi tampaknya tikus itu cukup tangguh untuk menyerah.
 
Hingga kini, aku terus diteror tikus lapar itu. Kapanpun aku lengah, tikus itu bisa kapan saja memburu gayungku. Dan ternyata, sabun teman-teman satu kamarku pun mengalami nasib yang sama!

Menyedihkan....

Komentar