Blog AhfieRofi

Catatan AhfieRofi

Air Mata Selamatkan Kita


Satu kali, hati ini serasa sesak dan sempit, seperti ada tembok yang mengimpit. Satu kali, mata ini panas, satu dua bulir air mata mulai meleleh di atas pipi. Satu kali, jiwa ini penat berat mengangkut beban entah rutinitas atau apalah.

Satu kali, sadarlah hati ini betapa kotor dan rendahnya diri ini. Masih mengharap dunia padahal kematian mengejar, masih lalai padahal Allah tidak lalai memperhatikan, masih tertawa terbahak tapi tak tahu apakah Allah ridha atas tawa itu, atau murka...

Maka menangislah....

Air mata itu bukan hanya milik wanita....

Dan, kautahu kenapa?

Karena tangis tulus karena takut kepada-Nya, insyaallah akan menjadi syafaat yang menolong kita dari azab api Neraka.

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Samurah r.a., ia berkata, "Rasulullah SAW pernah menemui kami saat kami berada di shuffah (tempat di belakang masjid, disiapkan untuk singgah mereka yang tak punya tempat tinggal dan keluarga) masjid Madinah seraya bersabda,

إِنِّي رَأيْتُ البَارِحَةَ عَجَبًا... رَأيْتُ رَجُلاً مِنْ أُمَّتِى هُوَ فِى النَّارِ فَجَائَتْهُ دُمُوْعُهُ الّتِى بَكَى بِهَا فِى الدُّنْيَا مِنْ خَشْيَةِ اللهِ فَأخْرَجَتْهُ مِنَ النَّارِ


"Tadi malam aku bermimpi sesuatu yang menakjubkan. Aku melihat seseorang dari umatku yang masuk Neraka. Lalu, air matanya yang menetes di dunia lantaran takut kepad Allah membebaskannya dari Neraka. " (HR Thabrani dan Tirmidzi).

Di hadis lain, Rasul bersabda, "Seseorang yang menangis karena takut kepada Allah takkan masuk neraka hingga air susu masuk lagi ke kantungnya." (HR. Nasa'i, Tirmidzi, dan Ahmad).

Maka menangislah....
 
Malam sepi kala manusia terlelap dalam peraduan adalah salah satu waktu yang tepat untuk mengadu kepada-Nya, momen istimewa ketika kita bisa berdua saja bersama Pencipta kita. Iya, hanya berdua, dan kita bisa mencurahkan segala beban kesulitan, segala pengaduan dan kepayahan.

Menangislah karena takut akan azab siksa-Nya.

Dan terakhir, sebelum kututup tulisanku dengan hamdallah, mari bersama berdoa dengan doanya Abu Hamid Al-Ghazali,

"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang berkata tapi tak mau mengamalkan. Mendengar tapi tak mau menerima. Apabila kami mendengar peringatan, kami menangis. Namun kala datang waktu beramal atas apa yang telah kami dengar, kami pun melanggarnya."

Wallahu a'lam bis shawab....

Komentar