Terkisah dalam sebuah hadis yang
diriwayatkan oleh Bukhari mengenai tiga orang pertama yang dipanggil
di hadapan Allah kelak: seorang qari', muhsin, dan syahid.
Pada qari', Allah tunjukkan nikmat-Nya
yang dianugerahkan kepadanya hingga ia memahami alquran dan fikih
dengan dahsyat lalu menjadi alim dan masyhur.
Lantas berkata sang qari', “Betul ya
Rabbi, lalu aku berdakwah semata karena-Mu!”
Kemudian Allah berfirman, “Dusta
kamu! Kamu hanya ingin digelari Alim!”
Pada si kaya nan dermawan, Allah
tampakkan betapa banyak karunia-Nya.
Berkatalah si kaya, “Betul ya Rabbi,
lalu aku tunaikan hartaku di jalan-Mu.”
Allah berfirman, “Dusta kamu! Kamu
hanya ingin digelari dermawan!”
Kini giliran para mujahid syahid
ditampakkan nikmat-Nya dan berkata mujahid itu, “Betul Rabbi, aku
berjihad meninggikan kalimat-Mu.”
Tetapi apa kata Allah?
“Dusta! Dusta! Kamu hanya ingin
digelari pahlawan!”
Dia melanjutkan firman-Nya,
“Semua puja-puji manusia yang kalian harap dalam hati telah dilunaskan di dunia. Kau Alim, kau Dermawan, dan kau Pahlawan. Tak ada bagian dari balasan akhirat-Ku untuk kalian. Kini, ambillah tempat kalian di neraka.”
Wallahu a'lam bisshawab....

Komentar
Posting Komentar